Blog ini merupakan kumpulan warta jemaat yang diterbitkan pada GPdI Immanuel Rerer-satu beserta berita-berita yang terkait dalam perjalanan pelayanan dari GPdI Immanuel Rerer-satu. Semoga dapat menjadi berkat buat banyak orang.

Ringkasan Khotbah ~ Tetaplah mengenal Yesus

Pengkhotbah: Pdt. Rudy Lompoliu
Minggu, 18 September 2016

Tetapi ada sesuatu yang menghalangi mata mereka, sehingga mereka tidak dapat mengenal Dia.
Lukas 24:16

Dalam peristiwa ini murid-murid Yesus lambat mengenal Yesus. Murid-murid masih digelisahkan dengan pemikiran-pemikiran yang diluar Yesus. Banyak hal yang menghalangi para murid, kekecewaan, kegelisaan, yang membuat mereka lupa dengan sosok Yesus yang mereka kenal. Begitu juga dengan kita, terkadang masalah persoalan yang kita hadapai membuat kita melupakan bahwa Yesus senantiasa ada bersama dengan kita, membuat kita tidak lagi mengenal Yesus yang dahsyat, yang luar biasa, yang sanggup untuk menolong kita, menyelesaikan permasalahan yang kita hadapi.
Share:

Ringkasan Khotbah ~ Hari yang dinantikan

Pengkhotbah: Sdr. Ravlen Gerungan MPd.
Minggu, 11 September 2016

... dan mengucap syukur dengan sukacita kepada Bapa, yang melayakkan kamu untuk mendapat bagian dalam apa yang ditentukan untuk orang-orang kudus di dalam kerajaan terang.
Kolose 1:3-12

Setiap orang mempunyai hari spesial dalam kehidupan-nya, dan yang pasti dalam menantikan hari yang spesial itu setiap orang ingin mempersiapkannya dengan baik. Namun bagi orang Kristen ada hari yang sangat spesial yang dinatikan oleh setiap orang percaya, yaitu hari kedatangan Kristus yang kedua kalinya. Ketika kita bertemu dengan Kristus dihari spesial itu pasti kita akan berlinangan air mata karena perjuangan kita selama hidup telah terbayarkan.
Share:

[Event] KKR di GPdI "El-Shadai" Pantai Ratu




Rabu - Jumat, 07 - 09 September 2016 ~ di Pantai Ratu

Oleh kemurahan Tuhan KKR yang diselenggarakan oleh GPdI "El-Shadai" Pantai Ratu dapat berlangsung dengan penuh penyertaan Tuhan. Biarlah lewat KKR ini terjadi gebrakan Rohani baik dipantai Ratu maupun diseluruh wilayah kombi.
Share:

Ringkasan Khotbah ~ Pahit Menjadi Manis

Pengkhotbah: Pdt. Levi Gerungan
Minggu, 04 September 2016

... "Sesudah itu mereka tiba di tempat yang bernama Elim. Di situ ada dua belas sumber air dan tujuh puluh pohon kurma. Mereka berkemah di dekat air itu."
Keluaran 15:22-27

Perjalanan orang percaya, sering sekali sama dengan keadaan umat Israel yang tidak selamanya manis, dalam pembacaan ini kita bisa melihaat apa yang di alami oleh umat Israel dimana mereka menemukan air yang pahit.
Share:

Ringkasan Khotbah ~ Persiapkan dengan matang

Pengkhotbah: Pdm. Dilly Singkalang
Minggu, 28 Agustus 2016

"Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!"
Matius 3:2

Sebagai orang Kristen hidup kita memiliki satu tujuan yaitu untuk ke surga dan untuk itulah kita perlu mempersiapkan hidup kita. Ketika kita melibatkan Allah dalam hidup kita, hal dahsyat akan terjadi. Mengapa Matius 3:2 diperdengarkan hari ini, berikut alasan kenapa kita harus bertobat:

1) Wahyu 11:1. Tongkat Pengukur, Ada hal-hal yang perlu diukur:


a) Bait Suci Allah, dalam hal ini berbicara gereja Tuhan secara organisasi. Saat ini banyak doktrin-doktrin pengajaran yang beredar yang sudah mulai melenceng dari kebenaran Firman Allah.
Share:

Ringkasan Khotbah ~ Kasih Mula-mula

Pengkhotbah: Pdt. Vecky Mamentu STh.
Minggu, 21 Agustus 2016

... Namun demikian Aku mencela engkau, karena engkau telah meninggalkan kasihmu yang semula. ...
Wahyu 2:1-7

Dalam Wahyu 2:1-7 memuat tentang kelebihan dan kekurangan dari jemaat Efesus. Terdapat beberapa keunggulan dari jemaat efesus yakni:

  • Jemaat yang berjerih payah (berupaya)
  • Orang-orang yang militan; (jemaat Efesus adalah jemaat yang militan ditandai dengan tidak adanya kompromi di antara jemaat tersebut mengenai Dosa)
  • Jemaat yang bisa melihat kepalsuan
  • Sabar dan mau menderita didalam Tuhan
  • Tidak mengenal lelah
Share:

Ringkasan Khotbah ~ Tuhan Mahatahu

Pengkhotbah: DR. Jusuf Manueke
Minggu, 14 Agustus 2016

... Dan apa saja yang kamu minta dalam doa dengan penuh kepercayaan, kamu akan menerimanya."
Matius 21:18-22

Perikop ini berbicara tentang kisah Yesus mengutuk pohon Ara. Tuhan kita luar biasa, dia Mahakuasa, Mahatahu. Oleh karena itu tidak ada yang salah dengan rencana Tuhan dalam kehidupan kita. Tuhan tahu pikiran kita, rencana kita, tidak ada yang tersembunyi dihadapan Tuhan. Dalam dunia pertanian terdapat dua macam tumbuhan dilihat dari cara tumbuhan itu berbuah, ada yang berbuah sepanjang tahun, ada yang musiman 1 tahun sekali, 2 tahun sekali dst. Pohon Ara sendiri pada masa itu bukanlah waktunya untuk berbuha. Tapi Tuhan Mahatahu, terkadang kita berpikir itu bukan salah pohon itu. Tapi Tuhan melihat sampai kedalam tanaman itu. Begitu juga dengan kita, Tuhan mengenal kita sampai kedalaman hati kita.
Share:

Ringkasan Khotbah ~ Kuat Didalam TUHAN

Pengkhotbah: Pdt. Denny  Nelwan
Minggu, 07 Agustus 2016

... Hendaklah kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia, hendaklah kamu bertambah teguh dalam iman yang telah diajarkan kepadamu, dan hendaklah hatimu melimpah dengan syukur.
Kolose 2:6-7

Dalam Kolose 2: 7, untuk menjadi Kuat di dalam Tuhan ada 2 hal yang harus kita lakukan pertama Berakar didalam Tuhan dan kedua kita harus dibangun didalam Tuhan.


1) (Maz 92:13) Berakar didalam Tuhan, kita harus memiliki akar yang kuat. Didalam ayat ini  terdapat 2 jenis Pohon yg dapat kita pelajari Pola pertumbuhannya yang dapat dipraktikan dalam kehidupan orang benar.
Share:

Ringkasan Khotbah ~ Berbuat Baiklah!

Pengkhotbah: Pdt. Niko Gerungan
Minggu, 31 Juli 2016

Hai orang-orang yang mengasihi TUHAN, bencilah kejahatan!
Mazmur 97:10a


Apalah artinya gereja Tuhan tanpa karakter Kristus. Kita dipanggil untuk menjadi berkat. Kehidupan orang percaya harus berubah menjadi lebih baik dari hari ke hari. Taruh hidup kepada Tuhan, biarkan hidup kita dibimbing oleh Tuhan. Begitu juga dengan gembala, gembala ada bukan karena organisasi, tetapi karena rencana Tuhan. Firman Tuhan ada pada kita supaya hidup kita diteladani, supaya kita bisa menjadi berkat. Jangan hanya mengejar kedudukan tapi biarlah karakter dan kelakukan kita dapat menjadi berkat.
Share:

Ringkasan Khotbah ~ Yesus pun Merasakannya

Pengkhotbah: Pdt. Levi Gerungan
Minggu, 24 Juli 2016

Maka menangislah Yesus.
Yohanes 11:35

Ketika Yesus melihat kesedihan Martha & Maria atas kematian Lazarus, Yesus merasakan kesedihan yang sama sehingga membuat-Nya menangis. Setiap kita pasti pernah menangis, banyak hal yang membuat kita menangis entah itu karena perasaan sedih atau senang. Ketika masalah datang terkadang membuat kita menangis, tetapi kehadiran Yesus mampu merubah kesedihan dukacita kita menjadi sukacita.
Share:

Ringkasan Khotbah ~ Lakukan Firman

Pengkhotbah: Zs. Meity Peyoh
Minggu, 17 Juli 2016

Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!"
Matius 7:23

Sungguh suatu kondisi yang sangat menakutkan ketika kita tidak diakui oleh Tuhan. Kondisi in merupakan orang-orang yang mendengar Firman, mengetahui Firman tapi tidak melakukan Firman. Saat ini Tuhan masih memberikan kesempatan untuk membenahi kehidupan kita, oleh karena itu mulailah layani Tuhan, ikut Tuhan dengan sungguh-sungguh.
Share:

Ringkasan Khotbah ~ Yesus berbeda dengan Ahli Taurat

Pengkhotbah: Pdt. Vecky Mamentu STh.
Minggu, 10 Juli 2016

Matius 7:28-29


Konteks ini merupakan khotbah Yesus dibukit yang dimulai dari Matius pasal 5 - 7, dalam pembacaan ini Yesus membahas tentang 13 topik, dan itu memakan waktu yang cukup panjang, tidak sebatas 1 - 2 jam saja. Namun Yesus berbeda dengan ahli-ahli Taurat (ay. 29) walaupun mereka mempunyai tingkatan pendidikan yang sama, 25 tahun Yesus belajar oleh karena itu Yesus diapanggil Rabi/guru oleh orang banyak. Sebagai anak Yahudi Yesus pun melalui pendidikan-pendidikan seperti halnya yang diwajibkan untuk mereka. Namun bedanya ahli-ahli Taurat mereka berhenti sampai saat mereka mencapai tingkatan pendidikan tertinggi. Orang banyak melihat hal yang berbeda dengan Khotbah Yesus, ada suatu suasana yang berbeda saat Yesus berkhotbah.
Share:

Ringkasan Khotbah ~ Tujuan akhir kita yang sesungguhnya

Pengkhotbah: Pdt. Roy Sinaulan
Minggu, 03 Juli 2016

... Ingatlah kepada seluruh perjalanan yang kaulakukan atas kehendak TUHAN, Allahmu, di padang gurun selama empat puluh tahun ini dengan maksud merendahkan hatimu dan mencobai engkau untuk mengetahui apa yang ada dalam hatimu, yakni, apakah engkau berpegang pada perintah-Nya atau tidak. ...
Ulangan 8:1-7

Bangsa Israel, bangsa yang dipilih oleh Tuhan, mereka dibebaskan dari tanah Mesir dan Tuhan menuntun mereka ke tanah Kanaan negeri yang dijanjikan-Nya. Saat berada di padang gurun, mereka mengeluh karena kelaparan, kehausan dan lain sebagainya. Mereka membuat Tuhan murka, tanpa mereka sadari itulah yang menjadi penyebab mengapa mereka tidak keluar dari padang gurun, mengapa mereka tidak sampai kepada tujuan mereka, adalah karena mengeluh.
Share:

Ringkasan Khotbah ~ Jangan Kecewa

Pengkhotbah: Pdt. Alfin Pangalila-Tendean
Minggu, 26 Juni 2016

Dan berbahagialah orang yang tidak menjadi kecewa dan menolak Aku."
Lukas 7:23

Kecewa? Dalam KBBI kecewa artinya tidak puas (Karena tidak terkabul keinginannya, harapannya, dsb). Manusia sebenarnya cenderung tidak pernah puas pada apa yang sudah dimilikinya. Manusia merasa kecewa karena melihat kekurangannya dan sering kali tidak melihat / mengetahui apa rencana yang akan dilakukan Tuhan dalam hidupnya. Tuhan itu peduli, mengerti dan sudah merancangkan apa yang baik dalam kehidupan kita.
Share:

Ringkasan Khotbah ~ Tenang didalam Tuhan

Pengkhotbah: Pdt. Roy Sinaulan
Minggu, 19 Juni 2016

Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.
Filipi 4:13

Banyak perkara dapat kita tanggung didalam Yesus. Terkadang kita mengeluh tentang kehidupan ini karena banyak hal yang tidak dapat kita mengerti dalam kehidupan ini. Tapi segala perkara yang kita alami dapat kita tanggung didalam Tuhan, kita tidak mampu menanggungnya sendiri. Tapi dengan mengandalkan Tuhan, apapun persoalan kita, apapun pergumulan kita, kita dapat menghadapinya. Oleh karena itu tetap dekat dengan Tuhan, karena Tuhan bergaul karib dengan orang-orang yang dekat pada-Nya.
Share:

Postingan Populer

Spotify

Recent Posts